Sejumlah Negara Anggota NATO Buka Kemungkinan Kirim Pasukan ke Ukraina

Jakarta, IDM – Sejumlah negara anggota Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) membuka kemungkinan pengiriman pasukan ke Ukraina.
Mengutip Republika, Minggu (11/6), eks petinggi NATO, Anders Rasmussen mengatakan langkah tersebut jadi pertimbangan bila negara anggota lain tidak menawarkan jaminan keamanan signifikan ke Kyiv pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO pada Juli mendatang.
"Jika NATO tidak dapat menyepakati jalan yang jelas ke depan untuk Ukraina, ada kemungkinan yang jelas bahwa beberapa negara secara individual dapat mengambil tindakan," katanya.
Baca Juga: Amerika Serikat Kirim Bantuan Militer Senilai Rp31 Triliun ke Ukraina
Rasmussen yang kini menjabat sebagai penasihat resmi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut Polandia bakal jadi salah satu negara yang akan memberi bantuan nyata tersebut.
“Saya tidak akan mengecualikan kemungkinan Polandia akan terlibat lebih kuat dalam konteks ini secara nasional dan diikuti oleh negara-negara Baltik, mungkin termasuk kemungkinan pasukan di lapangan," jelasnya.
Baca Juga: AS Sebut Iran Bantu Rusia Produksi Drone Kamikaze
Lebih lanjut, Rasmussen memandang pemberian jaminan keamanan kepada Ukraina merupakan hal penting yang harus dilakukan anggota NATO. Ia pun menekankan hal tersebut pada setiap kunjungan ke berbagai wilayah di Eropa dan Amerika Serikat, khususnya jelang KTT di Vilnius, Lithuania.
Jaminan keamanan untuk Ukraina yang dimaksud Rasmussen di antaranya berupa dukungan pelatihan, pembagian intelijen, produksi amunisi hingga persediaan senjata berkelanjutan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































