Satgas Kizi Minusca XXXVII-K Rancang Fasilitas Strategis untuk Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Jakarta, IDM – Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda XXXVII-K/MINUSCA akan membangun lahan disposal area dan lapangan tembak di UCATEX, Ibu Kota Bangui, Republik Afrika Tengah.
Proyek yang berlokasi di PK 39 (Bangalakédé) ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan operasional pasukan perdamaian PBB MINUSCA dan Angkatan Bersenjata Republik Afrika Tengah (FACA). Pengerjaan infrastruktur ini diperkirakan akan memakan waktu selama 2,5 bulan dengan melibatkan sekitar 22 personel ahli dari kontingen Indonesia.
Baca Juga: Ratusan Aktivis Global Berlayar Menuju Gaza dalam Misi Kemanusiaan
Dalam kesempatan yang sama, Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-K MINUSCA juga mengungkapkan inovasi berupa pembuatan incinerator atau alat pemusnah khusus untuk amunisi yang telah kedaluwarsa. Rencana ini merupakan solusi untuk mengatasi tantangan pemusnahan amunisi secara aman dan ramah lingkungan di daerah misi.
Jika prototipe ini disetujui, alat tersebut akan diproduksi secara massal untuk digunakan oleh seluruh Troop-Contributing Countries (TCC) yang bertugas di wilayah Afrika Tengah, sekaligus menjadi standar baru dalam manajemen material misi perdamaian.
Baca Juga: Perkuat Diplomasi, Dansatgas MTF XXVIII-P Kunjungi Markas Angkatan Laut Lebanon
Komandan Satgas (Dansatgas) Kizi, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menyatakan bahwa proyek ini adalah bukti komitmen Indonesia dalam memberikan kontribusi terbaik. “Pembangunan disposal area, lapangan tembak, dan inovasi insinerator ini adalah wujud nyata kontribusi kami, tidak hanya dalam pembangunan fisik tetapi juga dalam menghadirkan solusi efektif untuk tantangan operasional di misi ini," ujarnya melansir keterangan resmi PMPP TNI, Rabu (3/8).
"Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kapabilitas serta keamanan bagi seluruh personel Minusca dan FACA, sekaligus menunjukkan kemampuan dan dedikasi Kontingen Garuda dalam mendukung perdamaian dunia,” sambungnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































