Satgas Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO Latih 667 Pasukan Bersenjata Kongo

Jakarta, IDM – Satuan Tugas (Satgas) Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO melatih 667 personel Pasukan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) selama satu bulan di Dyango Training Ground, Bunia.
Program 'Capacity Building' yang diselenggarakan dari 5 Oktober hingga 5 November ini juga melibatkan pasukan pemeliharaan perdamaian dari Nepal dan Bangladesh. Dipimpin oleh Kapten Inf Azlan Azwar T, pelatihan komprehensif ini meliputi pengenalan senjata, taktik militer, peraturan baris berbaris, pengenalan senjata bantuan, teknik survival, patroli dan strategi penyergapan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional dari Gus Dur, Soeharto hingga Marsinah
"Pelatihan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran hukum prajurit FARDC," tulis Satgas Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO melansir keterangan tertulis, Senin (10/11).

Nilai kedisiplinan dan kepemimpinan diperkuat melalui materi baris berbaris dan bela diri. Sementara, pemahaman tentang hukum, humaniter, dan penyuluhan terkait penyakit HIV untuk meningkatkan kesadaran moral.
Baca Juga: Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Beri 2,5 Juta Liter Air Bersih ke Warga Lokal
Selain meningkatkan kapabilitas FARDC, kegiatan ini turut mempererat sinergi antarpasukan Indonesia, Nepal, dan Bangladesh dalam menjalankan misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Turut hadir gubernur wilayah Ituri dan pejabat wilayah setempat lainnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































