INTERNASIONAL

Rusia Tidak Akan Jual Minyaknya ke Negara yang Terapkan Batasan Harga

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak (Dok. Tass)

Jakarta, IDM - Rusia memastikan tidak akan menjual minyaknya kepada negara-negara yang menerapkan batasan harga yang dipatok barat. Sebagai negara pengekspor minyak terbesar kedua, negara tersebut mengatakan pihaknya hanya akan menjual minyak pada negara yang sepakat dengan peraturannya.

Pembatasan harga minyak Rusia yang diterapkan oleh negara-negara Barat, menurut Rusia adalah upaya yang berbahaya. Pembatasan harga ini disepakati oleh koalisi negara-negara anggota G7 dan Australia yang mematok harga minyak mentah lintas laut Rusia pada US$ 60 per barel. Kesepakatan dibentuk pada minggu lalu, dengan tujuan membatasi pendapatan negara beruang merah dan menghukumnya atas invasi ke Ukraina.

Dilansir dari Tass, media resmi pemerintah, Minggu (4/12), Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan bahwa pembatasan harga tersebut bertentangan dengan aturan perdagangan bebas. Meskipun begitu, Rusia tidak akan patuh terhadap patokan harga dan hanya akan menjual minyak ke negara dibawah regulasinya.

"Kami akan menjual minyak dan produk minyak bumi hanya ke negara-negara yang akan bekerja dengan kami di bawah kondisi pasar, bahkan jika kami harus sedikit mengurangi produksinya," ujarnya.

Baca: Pesawat B-21 Raider, Pengebom Siluman Tercanggih AS

Menurut Novak, kebijakan ini akan berdampak negarif pada pasar energi dan memicu dan memicu terjadinya kekurangan pasokan minyak mentah global.

"Kami sedang mempersiapkan mekanisme untuk melarang penggunaan instrumen pembatasan harga, terlepas dari tingkat yang ditetapkan, karena gangguan semacam itu dapat membuat pasar semakin tidak stabil," tegasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.