Rusia Terus Serang Ukraina, Trump Peringatkan Putin

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin karena terus menggempur Ukraina di tengah upaya gencatan senjata.
Dilansir dari Reuters, Rabu (28/5), Trump menyebut bahwa Putin telah "bermain api" dengan meluncurkan serangan drone dan rudal skala besar dan memperburuk perang yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut.
Baca Juga: UNRWA Peringatkan Gaza Kekurangan Pasokan Medis
"Yang tidak disadari Vladimir Putin adalah jika bukan karena saya, banyak hal yang sangat buruk sudah akan terjadi di Rusia, dan maksud saya sangat buruk. Dia bermain api," kata Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Trump tidak menjelaskan maksud dari hal yang itu sebut sangat buruk tersebut. Namun, Trump dilaporkan akan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia dalam waktu dekat.
Baca Juga: Korut Kecam Rencana Pembangunan Golden Dome AS
Sementara, Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia, Dmitry Medvedev menepis pernyataan Trump melalui unggahannya di platform X. "Mengenai kata-kata Trump tentang Putin yang 'bermain api' dan 'hal-hal yang sangat buruk' yang terjadi di Rusia. Saya hanya tahu satu hal yang sangat buruk — Perang Dunia III. Saya harap Trump mengerti ini!" katanya.
Selain itu, Kementrian Luar Negeri Rusia juga menyebut pihaknya tengah menyusun memorandum tentang perjanjian damai dan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun, Ukraina dan sekutu Eropa menuduh Moskow mengulur waktu untuk terus maju di medan perang. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































