Rusia Peringatkan Konsekuensi Jika Inggris Kirim Jet Tempur ke Ukraina

Jakarta, IDM – Rusia memperingatkan konsekuensi militer dan politik yang dapat terjadi jika Inggris memasok Jet Tempur ke Ukraina. Langkah ini dinilai dapat menambah ketegangan dengan negara-negara di Benua Eropa.
Dilansir dari Tass, Kamis (9/2), Hal ini diungkapkan Kedutaan Rusia di London menganggapi rencana Inggris untuk menambah bantuan militer. "London harus ingat bahwa di bawah skenario seperti itu (pengiriman pesawat tempur) akan menuai konsekuensi militer-politik untuk benua Eropa dan seluruh dunia. Rusia akan menemukan cara yang tepat untuk menanggapi setiap langkah yang diambil oleh pihak Inggris," ujarnya.
Sebelumnya, Zelensky bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Pangkalan Militer Bovington, Inggris pada Rabu (8/2). Dalam lawatan itu, Sunak memutuskan untuk memperluas bantuan militer dengan melatih prajurit Ukraina mengoperasikan jet tempur standar NATO.
"Hubungan Inggris dan Ukraina sangat erat karena 10.000 prajurit sudah berlatih di sini, di Inggris. Dan akan ada lebih banyak lagi," ujar Sunak dilansir President.gov.ua.
Baca: Rusia: Keterlibatan NATO Picu Eskalasi Konflik
Meskipun Sunak belum mengkonfirmasi kepastian rencana dan jenis jet tempur, namun Zelensky menegaskam bahwa pasokan jet sekutu akan menjadi solusi jangka panjang yang dibutuhkan Ukraina.
“Kami memiliki paket pertahanan yang kuat dari Inggris. Kami telah sepakati sejumlah besar kendaraan lapis baja, pasokan senjata jarak jauh dan telah setuju untuk mulai melatih pilot Ukraina. Kita memiliki tujuan menuju kemenangan bersama," ujar Zelensky. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































