Rusia Meluncurkan Serangan Rudal ke Kota Lviv, 4 Orang Tewas

Jakarta, IDM - Rusia meluncurkan sejumlah serangan rudal ke Kota Lviv, Ukraina bagian barat pada Kamis petang waktu setempat. Otoritas Ukraina melaporkan, serangan rudal itu mengenai sebuah kompleks apartemen dan menewaskan 4 orang.
Dilansir dari The National, Kamis (6/7), dalam sebuah rekaman video di Telegram, Walikota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan bahwa hantaman rudal Rusia telah merusak sekitar 60 apartemen dan 50 kendaraan yang diparkir di area tersebut. Menurut Sadovyi, serangan itu merupakan salah satu yang terbesar dan paling merusak infrastruktur sipil di Kota Lviv sejak awal invasi Rusia pada Februari tahun lalu.
Baca Juga: Korsel: Puing-puing Satelit Pengintai Korut Minim ‘Utilitas Militer’
"Serangan itu adalah yang terbesar terhadap infrastruktur sipil di Kota Lviv. Akses jalan akan tetap ditutup sampai pekerja darurat membersihkan puing-puing dan mengeluarkan semua korban tewas," kata Sadovyi.
Dalam pernyataan terpisah, Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko mengatakan, jumlah korban tewas yang ditemukan kini ada empat orang. Sementara, sembilan lainnya terluka dan seluruh warga telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Filipina Sebut Cina Lakukan Pelanggaran di Wilayah Sengketa
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pun turut menyampaikan belasungkawa atas warganya yang menjadi korban. Ia menegaskan, Ukraina akan memberikan serangan balasan terhadap Rusia.
“Lviv. Belasungkawa saya kepada para kerabat. Pasti akan ada balasan dari Ukraina terhadap musuh. Balasan yang nyata,” ujar Zelensky. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































