Rusia Klaim Berhasil Hancurkan Roket Himars AS

Jakarta, IDM - Kementrian Pertahanan Rusia mengklaim jika pasukan mereka telah menghancurkan beberapa peluncur roket Himars yang dikirim dari Amerika Serikat (AS) untuk membantu Ukraina. Sebanyak dua Himars dihancurkan di wilayah Donetsk, timur Ukraina.
Dilansir dari Tass, media milik pemerintah Rusia, Selasa (3/1), Juru bicara Kementrian Pertahanan Igor Konashenkov dalam jumpa pers mengatakan bahwa “Operasi serangan rudal dan udara terhadap perangkat militer di area stasiun kereta api Druzhkovka di Republik Rakyat Donetsk, menghancurkan dua sistem perluncur roket HIMARS buatan AS.”
Selain itu, Konashenkov juga mengatakan bahwa selama 24 jam terakhir, sistem pertahanan udara Rusia telah berhasil menembak jatuh sembilan roket HIMARS dan 13 pesawat nirawak atau drone milik Ukraina di beberapa daerah timur.
“Dalam 24 jam terakhir, sistem pertahanan udara menembak jatuh 13 drone Ukraina di daerah Svistunovka dan Chervonopopovka di Republik Rakyat Lugansk, Kirillovka di Republik Rakyat Donetsk, Trudovoye dan Berdyansk di Wilayah Zaporozhye. Itu juga berhasil mencegat sembilan roket HIMARS di daerah Chervonopopovka di Lugansk dan Novaya Kakhovka,” ujarnya.
Dalam laporan yang Konashenkov berikan mengingat konflik telah memasuki bulan ke-6, ia menyimpulkan bahwa pasukan Rusia telah bertugas dengan baik dan mengindikasi akan menambah pasukan di awal tahun ini. Di akhir laporannya, ia pun menjelaskan secara detail unit-unit yang telah dihancurkan sejak serangan pada Februari lalu.
Baca: Kim Jong Un Copot Pemimpin Terkuat Kedua di Korut
“Secara keseluruhan, target berikut telah dihancurkan sejak awal operasi militer khusus: 355 pesawat tempur, 199 helikopter, 2.807 drone, 399 sistem rudal permukaan ke udara, 7.382 tank dan kendaraan lapis baja tempur lainnya, 967 peluncuran ganda sistem roket, 3.768 senjata artileri medan dan mortir dan 7.900 kendaraan bermotor militer khusus," lapor Konashenkov. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































