Rusia-Cina Gelar Latihan Gabungan di Laut Kuning

Jakarta, IDM – Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa latihan Angkatan Laut Rusia-Cina bertajuk 'Joint Sea 2026' tidak ditujukan kepada siapa pun dan bagian dari kerja sama.
"Mengenai latihan gabungan kami, saya harus mengatakan bahwa latihan ini tidak ditujukan kepada siapa pun, termasuk negara mana pun di kawasan ini, dan semua pihak harus bertindak berdasarkan posisi ini," kata Peskov melansir Tass, Selasa (7/7).
Baca Juga: Pesawat Tempur Inggris Cegat ‘Bear-F’ Rusia
"Kerja sama di bidang strategis dan bertanggung jawab antara Rusia dan Cina merupakan faktor yang sangat penting dan berkontribusi pada prediktabilitas maupun keamanan regional," tambahnya.
Latihan gabungan tahun ini termasuk manuver gabungan, penembakan artileri, peperangan anti-kapal selam, operasi pencarian dan penyelamatan, dan langkah-langkah untuk melatih komunikasi. Selama manuver, para prajurit juga akan berlatih menyelamatkan awak kapal selam.
Baca Juga: Sekjen NATO Ungkap Tiga Inisiatif Pertahanan Baru
Latihan tahun ini berlangsung di Laut Kuning hingga 13 Juli mendatang. Rusia mengerahkan beberapa armada di antaranya kapal penjelajah Garda Armada Pasifik Varyag, korvet Rezky, kapal selam Ufa, dan kapal Igor Belousov.
Sementara, Angkatan Laut Cina mengerahkan kapal perusak Anshan dan Kaifeng, fregat Wuhu, kapal selam kelas Yuan, kapal pengisian bahan bakar Kekexilihu, dan kapal penyelamat Yangchenghu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































