Rudal Hipersonik Zircon akan Perkuat Kapal Perang Admiral Nakhimov Rusia

Jakarta, IDM – Kapal perang Angkatan Laut Rusia, Admiral Nakhimov, disebut sedang bersiap untuk diluncurkan ulang. Kapal paling mematikan Moskow era Perang Dingin ini sedang dimodernisasi yang akan mencakup senjata hipersonik Zircon.
Dilansir dari Tass, Selasa (13/6), Pemerintah Rusia menyatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk meningkatkan kapabilitas kapal Admiral Nakhimov, yang akan kembali melayani Angkatan Laut setelah perbaikan dan uji coba di galangan kapal Sevmash, Rusia hingga September 2023.
Baca Juga: Modernisasi Alutsista, Angkatan Darat AS Resmikan Ranpur M10 Booker
"Battlecruiser Admiral Nakhimov akan menjalani uji coba laut pada September ini setelah perbaikan dan peningkatan di galangan kapal," kata Tass.
Admiral Nakhimov merupakan kapal penjelajah tempur sepanjang 250 meter yang sudah memiliki berbagai senjata termasuk rudal supersonik P-700 Granite. Ketika melawan ancaman udara, kapal ini dibekali sistem rudal jarak jauh S-300 dan rudal jarak pendek 9K33 Osa.
Baca Juga: NATO Gelar Latihan Angkatan Udara Gabungan Terbesar ‘Air Defender 23’
Kini Rusia disebut berencana untuk mempersenjatai kapal bertenaga nuklir tersebut dengan rudal hipersonik Zircon yang mampu melakukan serangan terhadap sistem pertahanan musuh baik di laut maupun darat. Rudal ini mampu meluncur dengan kecepatan sembilan kali kecepatan suara dan menjangkau lebih dari 1.000 km. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































