NATO Gelar Latihan Angkatan Udara Gabungan Terbesar ‘Air Defender 23’

Jakarta, IDM – Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai menggelar latihan angkatan udara gabungan terbesar dalam sejarah di wilayah Eropa pada 12-23 Juni 2023. Latihan ini merupakan bentuk unjuk kekuatan dan solidaritas negara-negara anggota dalam mempertahankan stabilitas keamanan regional.
Dilansir dari Bundeswehr.de, laman resmi Angkatan Bersenjata Jerman, Selasa (13/6), latihan ini akan melibatkan sekitar 250 pesawat dan 10.000 tentara gabungan dari 25 negara.
Baca Juga: Penelitian SIPRI Ungkap Cina Tambah 60 Unit Hulu Ledak Nuklir
“Air Defender 23 merupakan latihan angkatan udara terbesar dalam sejarah NATO. Tujuannya untuk melatih operasi udara bersama, sekaligus optimalisasi dan perluasan kerja sama di antara negara anggota. Skenario ini dilatih berdasarkan Pasal 5 NATO tentang bantuan,” tulis Bundeswehr.
Pasal 5 NATO sendiri menetapkan, jika negara anggota NATO menjadi korban serangan bersenjata, aliansi akan menganggap tindakan kekerasan itu sebagai serangan bersenjata terhadap semua anggota dan akan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk membantu sekutu yang diserang.
Baca Juga: Modernisasi Alutsista, Angkatan Darat AS Resmikan Ranpur M10 Booker
Nantinya, latihan ini akan berfokus pada operasi pertahanan udara ofensif maupun defensif, serta simulasi ancaman pertempuran elektronik fasilitas khusus yang ada di Jerman serta Prancis. Meskipun latihan tersebut dilakukan saat perang berkecamuk antara Rusia dan Ukraina, yang juga calon anggota NATO, Jerman mengatakan gagasan latihan itu telah dimulai sejak 2018, sebelum konflik terbuka berlangsung. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































