INTERNASIONAL

Respons Cepat Pasukan INDORDB atas Laporan Tembakan yang Menyasar Warga Sipil di Kongo

Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO
Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO saat menangani warga sipil yang terkena tembak di Desa Nombe, Republik Demoratik Kongo. (Foto: Dok. Instagram/INDORDB XXXIX-G MONUSCO)

Jakarta, IDM – Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO bergerak cepat menindaklanjuti laporan enam kali suara tembakan yang terdengar dari arah selatan POB Bogoro, Republik Demoratik Kongo, pada Selasa (1/9).

Melansir keterangan tertulis INDORDB XXXIX-G MONUSCO, informasi awal diterima sekitar pukul 02.33 waktu setempat dari personel yang melaksanakan pengamanan di Observation Post (OP) 5 dan OP 6, yang mendengar suara tembakan dari arah Desa Lagabo.

Baca Juga: Ukraina Ungkap 8 WNI jadi Tentara Rusia, Ini Respons Kemlu

Meskipun sumber tembakan belum dapat diidentifikasi dan tidak terlihat kilatan tembakan. Lalu, komandan Kompi segera mengerahkan Quick Reaction Team (QRT) yang dipimpin Kapten Inf Teguh untuk melaksanakan patroli kehadiran dan penguasaan wilayah menuju Desa Lagabo. Tindakan itu disertai koordinasi dengan otoritas setempat, dan perwakilan Angkatan Bersenjata Kongo atau FARDC guna memperoleh informasi serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah tersebut.

Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO
Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO berkoordinasi dengan otoritas setempat menindaklanjuti laporan tembakan. (Foto: Dok. Instagram/INDORDB XXXIX-G MONUSCO)

Kemudian, sekitar pukul 07.40 waktu setempat, para personel mengetahui informasi mengenai adanya penembakan di Desa Nombe, sekitar 8 km arah selatan POB Bogoro, yang mengakibatkan dua warga sipil mengalami luka saat melintas menggunakan truk.

Baca Juga: Kapal Tanker Diserang Tiga Proyektil Tak Dikenal Saat Melintasi Hormuz

Menindaklanjuti situasi tersebut, Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO memperkuat pelaksanaan mandat Protection of Civilians (POC) dengan mengerahkan unsur patroli yang dipimpin Mayor Agung menuju Desa Nombe untuk memverifikasi informasi, memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan tidak terdapat ancaman lanjutan terhadap masyarakat sipil.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan dan bantuan kepada warga terdampak, kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar menuju Rumah Sakit Ceme Nyakunde di Bunia. Koordinasi dengan unsur keamanan terkait pun terus dilaksanakan guna menjaga stabilitas wilayah.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.