Qatar Serukan Upaya untuk Tingkatkan Keamanan Teluk

Jakarta, IDM – Qatar menyerukan negara-negara Teluk untuk meningkatkan upaya dalam melindungi jalur maritim di tengah konflik yang terus berkecamuk dan mengancam keamanan.
"Upaya harus dilipatgandakan untuk menjamin keamanan pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz, serta melindungi fasilitas energi dan infrastruktur sipil," ujar Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kepada Majlis as-Shura, badan legislatif Qatar, melansir Al Jazeera, Selasa (13/10).
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur usai Korsel Uji Coba Rudal Baru
Kendati demikian, menurutnya Qatar dan negara-negara tetangga telah menunjukan respons yang cukup kuat terhadap "peristiwa luar biasa" selama berbulan-bulan dilanda ketidakstabilan akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Iran.
“Negara kita dan kawasan ini telah menghadapi peristiwa luar biasa yang sekali lagi membuktikan kohesi lembaga-lembaga negara,” kata emir tersebut.
Qatar menjadi salah satu negara Teluk yang diserang langsung oleh Iran. Salah satunya pada bulan Maret, Teheran menyerang fasilitas gas Ras Laffan Qatar, tempat produksi gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.
Baca Juga: Negosiasi melalui Mediator, Iran Tinjau Proposal AS
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Qatar mampu menyerap konsekuensi ketidakstabilan regional karena kebijakan yang diterapkan sebelum perang. Qatar telah menginvestasikan lebih dari $60 miliar di berbagai bidang, termasuk proyek infrastruktur, kemitraan publik-swasta, dan investasi sektor swasta.
Ia pun menegaskan, keamanan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) tidak dapat dinegosiasikan. “Keamanan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk dan pelestarian kedaulatan mereka adalah hal-hal yang tidak dapat dikompromikan,” pungkasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































