Putin Sebut Barat akan Perang dengan Rusia Jika Hal Ini Terjadi

Jakarta, IDM – Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa negara-negara Barat akan perang dengan Rusia jika mereka mengizinkan Ukraina menyerang teritorial Moskow dengan rudal jarak jauh.
Hal itu ia ungkapkan menanggapi Presiden Volodymyr Zelensky yang memohon sekutu termasuk Amerika Serikat dan Inggris untuk mengizinkan Ukraina menembakkan rudal jarak jauh ATACMS dan Storm Shadows jauh ke teritorial Rusia.
Baca juga: Cina Desak AS Tinggalkan Mentalitas Perang Dingin dan Kurangi Jumlah Senjata Nuklir
Putin menjelaskan, langkah tersebut akan menyeret negara-negara yang memasok rudal jarak jauh ke Ukraina terlibat langsung ke dalam perang. Sebab, data satelit dan rudal hanya dimiliki oleh negara anggota NATO.
"Data ini hanya berasal dari satelit Uni Eropa atau Amerika Serikat, secara umum dari satelit NATO," ujar Putin melansir Kremlin.ru, laman resmi kepresidenan Rusia, Jumat (13/9).
"Jadi ini bukan masalah mengizinkan rezim Ukraina menyerang Rusia dengan senjata ini atau tidak. Ini adalah masalah memutuskan apakah negara-negara NATO terlibat langsung dalam konflik militer atau tidak," tambahnya.
Baca juga: Hamas Sebut Siap Gencatan Senjata Berdasarkan Proposal AS
Menurutnya, jika Barat mengizinkan Ukraina melakukan hal tersebut, maka esensi dan cakupan perang akan berubah. Ia menegaskan, Rusia berhak untuk memutuskan langkah terbaik dalam menghadapi ancaman.
"Ini berarti bahwa negara-negara NATO, AS, negara-negara Eropa berperang dengan Rusia. Dan jika demikian, maka, mengingat perubahan dalam esensi konflik ini, kami akan membuat keputusan yang tepat berdasarkan ancaman yang akan ditimbulkan bagi kami," jelasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































