Putin Peringatkan Konsekuensi Jika Negara-negara Barat Pasok Senjata ke Ukraina

Jakarta, IDM – Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa Rusia dapat memasok senjata jarak jauh kepada pihak lain untuk menyerang negara-negara Barat.
Hal itu dilakukan sebagai respons terhadap NATO, yang mengizinkan Ukraina menggunakan senjata mereka untuk menyerang wilayah Rusia.
Baca Juga: Hamas Tanggapi Proposal Joe Biden, Tak Akan Negosiasi dengan Israel
“Jika mereka memperbolehkan untuk mengirim senjata (jarak jauh) ke zona tempur untuk melancarkan serangan ke wilayah kami, mengapa kami tidak memiliki hak untuk memasok senjata dengan jenis yang sama ke beberapa wilayah di dunia di mana mereka bisa menggunakannya untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas strategis negara-negara yang melakukan serangan terhadap Rusia?” kata Putin melansir AP, Kamis (6/6).
Putin pun kembali menegaskan kesiapan negaranya untuk menggunakan senjata nuklir jika terdapat ancaman terhadap kedaulatan. Menurutnya, hal itu tercantum dalam doktrin keamanan nuklir Rusia.
Baca Juga: Rusia Perkuat Kerja Sama Militer dengan Burkina Faso
“Untuk beberapa alasan, mereka percaya di Barat bahwa Rusia tidak akan pernah menggunakannya,” ujarnya.
“Lihat apa yang tertulis di sana (doktrin). Jika tindakan seseorang mengancam kedaulatan dan integritas wilayah kami, kami menganggap mungkin untuk menggunakan segala cara yang kami miliki," tambahnya. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































