Puan Tegaskan Negara Harus Hadir Tangani Bencana Secara Cepat dan Terarah

Jakarta, IDM – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan ungkapan duka mendalam atas bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta sejumlah daerah lain di Indonesia.
Puan menegaskan DPR turut merasakan kesedihan masyarakat yang terdampak bencana.
Baca Juga: Musibah Banjir Sumatra, DPR Dorong Pembentukan Kementerian Khusus Bencana
Ia kemudian mengajak seluruh anggota dewan untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
Menurutnya, ribuan warga masih berada dalam kondisi sulit, mulai dari kehilangan keluarga, kerusakan rumah, hingga keterbatasan akses kebutuhan dasar.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam bagi para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan wilayah lain. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan bagi keluarga,” ujar Puan.
Puan juga menekankan pentingnya optimalisasi anggaran tanggap darurat dalam APBN agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Baca Juga: DPR RI dan Parlemen Rusia Mantapkan Kerja Sama Strategis di Bidang Pertahanan
Puan meminta pemerintah memperkuat upaya mitigasi melalui perbaikan tata ruang, penataan lingkungan, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.
“Penanganan bencana tidak boleh hanya reaksioner. Negara harus hadir sepenuhnya menyelamatkan rakyat,” tegasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































