Presiden Ukraina Tidak Akan Ngotot Bergabung dengan NATO

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Ukraina tak lagi bersikeras masuk NATO. Bahkan negara Ukraina tak akan "menyembah-nyembah NATO" untuk keanggotaan.
Hal ini diutarakan Presiden Volodymyr Zelensky dalam sebuah wawancara dengan ABC News, sebagaimana Dilansir AFP News, Rabu (9/3).
"NATO tidak siap untuk menerima Ukraina, Aliansi takut akan hal-hal kontroversial, dan konfrontasi dengan Rusia," tegasnya.
"Saya tidak ingin menjadi presiden dari negara yang memohon sesuatu dengan berlutut." Lanjutnya.
Zelenksy juga mengatakan siap berkompromi soal status dua wilayah pro Rusia di Ukraina Timur yang diakui kemerdekannya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengaku terbuka untuk berdialog.
"Saya berbicara tentang jaminan keamanan," katanya.
"Yang penting bagi saya adalah bagaimana orang-orang di wilayah itu akan hidup, yang ingin menjadi bagian dari Ukraina." Kata Zelenksy.
"Yang perlu dilakukan Presiden Putin adalah mulai berbicara, memulai dialog daripada hidup dalam 'gelembung informasi tanpa oksigen'." ujarnya.
Sementara itu, Rusia mengumumkan gencatan senjata terbaru dengan Ukraina, Selasa malam waktu setempat. Ini untuk melakukan evakuasi penduduk sipil. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia, gencatan senjata akan dimulai Rabu pagi pukul 10.00. Sebelumnya gencatan senjata sempat disetujui pekan lalu, namun dilanggar hanya dalam beberapa jam.
"Federasi Rusia mendeklarasikan 'rezim diam' dan siap menyediakan koridor kemanusiaan," kata Badan lembaga Kementerian Pertahanan Rusia.
Rusia menyerang Ukraina sejak 24 Februari. Dalam update PBB terbaru, sekitar 400 lebih nyawa warga sipil melayang dan 2 juta lebih orang mengungsi. (ADT)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































