Presiden Palestina Dukung Kesepakatan Pertahanan Turki, Arab Saudi dan Pakistan

Jakarta, IDM – Presiden Palestina Mahmoud Abbas memandang Kesepakatan Pertahanan Bersama antara Turki, Arab Saudi dan Pakistan atau 'Mecca Joint Defense Agreement' dapat menjadi titik awal untuk menjamin stabilitas dan keamanan kawasan.
"Kesepakatan ini sangat penting. Saya berharap ini akan menjadi titik awal untuk menjamin stabilitas dan keamanan di kawasan serta membela kepentingan umat Islam," ujar Abbas dalam konferensi pers bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, melansir Anadolu, Kamis (13/8).
Abbas menyebut perbincangan dengan Erdogan berlangsung "sangat penting dan produktif" membahas perkembangan di kawasan serta hubungan bilateral.
Baca Juga: Perang AS-Iran akan Berakhir Ditentukan Faktor ini
Ia menegaskan, perdamaian yang adil hanya dapat dicapai dengan mengakhiri pendudukan dan mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 terkait transisi Gaza pascaperang pun perlu dilaksanakan. "Tidak mungkin ada negara [Palestina] tanpa Gaza, dan tidak mungkin ada negara jika tanpa Gaza," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya membentuk institusi politik dan jaminan kemandirian finansial bagi negara Palestina, seraya mengungkapkan bahwa Israel telah menahan dana milik Palestina sebesar sekitar 6,5 miliar dolar AS.
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur, Pamer Kekuatan Jelang Latihan AS-Korsel
Abbas juga menyampaikan terima kasih kepada Turki karena telah memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza, menampung mahasiswa Palestina, serta merawat pasien dan korban luka.
"Saya berterima kasih kepada Presiden Erdogan dan Turki yang bersahabat atas dukungan mereka terhadap hak-hak kami dan perjuangan rakyat Palestina," pungkasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































