Presiden Lebanon Kecam Serangan Israel yang Langgar Kesepakatan

Jakarta, IDM – Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam serangan Israel yang terus berlanjut di bagian selatan, yang dapat merusak implementasi kerangka kerja kesepakatan damai antara kedua negara.
Ia menyatakan bahwa serangan Israel ke Kastil Beaufort, yang terdaftar dalam Warisan Dunia UNESCO, menghasilkan gelombang seismik setara dengan gempa bumi berkekuatan 3,8 skala Richter.
Baca Juga: AS Bantah Rudal Balistik Iran Hancurkan Pesawat Tempur F-35
"Tindakan itu merupakan eskalasi yang sangat berbahaya dan pelanggaran terang-terangan terhadap komitmen yang ada," katanya melansir laman media Pemerintah NNA, Sabtu (1/8).
Ia menyerukan Israel untuk mengakhiri pelanggaran, yang mengancam prospek kemajuan dalam proses diplomatik dan merusak keamanan serta stabilitas di Lebanon Selatan.
Baca Juga: Komite Ini Siap Kelola Gaza Pascakonflik
Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan udara di Lebanon Selatan, menargetkan beberapa titik termasuk terowongan di bawah Kastil Beaufort.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut operasi itu menargetkan terowongan Hizbullah, yang dibangun di bawah situs bersejarah tersebut. Mereka mengklaim bahwa terowongan itu akan menjadi jalur untuk menyerang permukiman di Galilea, Israel Utara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































