Presiden Korut Sebut akan Terus “Bergandengan Tangan” dengan Rusia

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengungkapkan sebuah pesan khusus untuk Presiden Rusia Vladimir Putin dalam rangka memperingati Hari Nasional Rusia pada Senin (12/6). Dalam pesan tersebut, Kim berjanji untuk terus “bergandengan tangan” serta bekerja sama untuk membangun negara yang kuat dan mempertahankan keamanan global.
Dilansir dari KCNA, laman resmi pemerintah Korut, Senin (12/6), Kim disebut mengirim ucapan selamat seraya memberikan dukungan penuh terhadap Rusia atas perjuangan yang dilakukan hingga kini. Meskipun tidak menyebut secara gamblang konflik di Ukraina, Kim menegaskan bahwa kemenangan akan diraih oleh rakyat Rusia.
Baca Juga: Luncurkan Serangan Balasan, Ukraina Klaim Pukul Mundur Rusia di 3 Wilayah
“Korut memberikan dukungan penuh dan solidaritas kepada rakyat Rusia dalam perjuangan mereka melaksanakan tujuan utama untuk mempertahankan hak-hak berdaulat dan kepentingan negara melawan praktek sewenang-wenang imperialis serta mewujudkan keadilan internasional,” kata Kim.
"Keadilan pasti menang dan rakyat Rusia akan terus menambah kejayaan dalam sejarah kemenangan," tambahnya.
Baca Juga: Usai Gencatan Senjata 24 Jam, Konflik Sudan Kian Memanas
“Mewujudkan kerja sama strategis yang lebih erat antara Korut dan Rusia, bergandengan tangan dengan presiden Rusia, sesuai dengan keinginan bersama untuk mewujudkan tujuan membangun negara yang kuat dan andal mempertahankan perdamaian dan keamanan global,” ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































