Presiden Korut Resmikan Kapal Perusak Kang Kon Berbobot 5.000 Ton

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un meresmikan Kapal Perusak 'Kang Kon' berbobot 5.000 ton, di tengah upaya memodernisasi armada angkatan laut.
Melansir media Korut KCNA, Senin (7/9), Kim menyatakan bahwa "pada dasarnya kapal perusak [Kang Kon] ofensif" dan bagian dari "sistem penanggulangan nuklir negara".
Baca Juga: Trump Sebut akan Serang Situs Pickaxe Mountain Iran
"Kapal perusak generasi baru ini harus memberikan pukulan balasan yang mematikan kepada musuh karena merupakan kekuatan yang terlibat dalam sistem penanggulangan nuklir negara," katanya.
Kim menekankan perlunya mengembangkan Angkatan Laut Korut menjadi "Angkatan Bersenjata Nuklir" untuk melaksanakan tugasnya dalam mempertahankan kedaulatan sekaligus deterens "dengan lebih jelas."

Selain itu, ia juga berkomitmen untuk terus mengerahkan aset strategis yang canggih. "Kami sedang dalam proses mengimplementasikan rencana penting untuk memperkuat kekuatan angkatan laut kami, dan saya akan membuktikannya kepada dunia delapan bulan dari sekarang," katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Baca Juga: Menhan Israel Ungkap Rencana Usir Warga Palestina dari Jalur Gaza
Kapal Perusak Kang Kon akan ditugaskan ke Armada Laut Timur Angkatan Laut Korut. Dalam beberapa foto yang dimuat oleh KCNA juga menunjukkan Kim Jong Un didampingi oleh istrinya, Ri Sol-ju, dan putrinya, Ju-ae. Peresmian itu pun menjelang peringatan ke-78 berdirinya Korut pada 9 September.
Kapal itu diresmikan kurang dari tiga bulan setelah Korut meresmikan kapal perusak berbobot 5.000 ton pertama 'Choe Hyon', untuk mempertahankan Laut Barat. Proses produksi Kang Kon tidak berjalan mulus. Kapal itu sempat terbalik saat peluncuran perdana pada Mei tahun lalu tetapi berhasil sekitar sebulan kemudian.
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































