Presiden Korut Inspeksi Uji Coba Mesin Rudal Balistik Antarbenua

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menginspeksi uji coba mesin rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat berdaya dorong tinggi terbaru.
Melansir laman media Pemerintah Korut KCNA, pada Selasa (9/9), Kim mengklaim bahwa kesuksesan uji coba menandai awal dari "perubahan signifikan" dalam memperkuat kekuatan strategis nuklir.
Baca Juga: Kesenian Indonesia Meriahkan Medal Parade Kontingen Garuda di Afrika Tengah
Uji coba ini disebut sebagai yang kesembilan sekaligus terakhir dalam pengembangan mesin bahan bakar padat berdaya tinggi maksimum 1.971 kilonewton, yang memanfaatkan bahan serat karbon komposit.

"Keberhasilan (uji coba) menunjukkan sifat paling strategis dalam modernisasi teknologi pertahanan terkini dan menandai perubahan signifikan dalam perluasan dan penguatan kekuatan strategis nuklir," kata Kim.
Baca Juga: Trump Beri Peringatan Terakhir, Desak Hamas Terima Kesepakatan Gaza
Korut terakhir kali melakukan uji coba rudal balistik antarbenua pada 31 Oktober tahun lalu bernama 'Hwasong-19', yang juga berbahan bakar padat. Namun pada bulan lalu, Kim memamerkan Hwasong-20 generasi terbaru yang sedang dikembangkan dan akan menggunakan mesin yang baru diuji coba.
Langkah Kim nampaknya ditujukan untuk menekankan kekuatan Korut, setelah ia bersandingan dengan Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada parade militer di Beijing minggu lalu. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































