Prancis Berhasil Uji Coba Prototipe Glider Hipersonik V-MAX

Jakarta, IDM - Prancis telah berhasil melakukan uji coba perdana prototipe glider hipersonik V-MAX pada beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini disebut sebagai permulaan dari Prancis untuk memiliki senjata hipersonik yang mampu menembus pertahanan udara canggih manapun.
Dilansir dari Reuters, Jumat (30/6), Badan Pengadaan Pertahanan Prancis mengatakan bahwa uji coba glider hipersonik Véhicule Manoeuvrant Expérimental atau V-MAX itu dilakukan di Teluk Biscay, wilayah barat daya negara tersebut.
Baca Juga: Dukung Mantan Perdana Menteri Pakistan, 100 Orang Demonstran akan Disidang di Pengadilan Militer
"Uji terbangnya dilakukan pada lintasan jarak jauh sesuai tantangan teknis modern yang belum pernah terjadi sebelumnya dan akan membuka jalan bagi kerangka strategi kecepatan hipersonik nasional kita," kata Badan Pengadaan Pertahanan Prancis.
Pengembangan glider hipersonik V-MAX ini dimulai sejak tahun 2019. Saat itu, Prancis mengontrak perusahaan kedirgantaraan ArianeGroup untuk membangun senjata hipersonik yang mampu melewati pertahanan udara.
Baca Juga: Menlu AS: Pemberontakan Wagner Tunjukkan “Keretakan” di Rusia
Glider hipersonik menggunakan sistem peluncuran boost-glide yaitu didorong oleh roket ke ketinggian puluhan kilometer di atmosfer bumi sebelum akhirnya turun meluncur ke sasaran yang telah ditentukan dengan kecepatan hipersonik.
Glider V-MAX ini targetkan untuk mencapai kecepatan lebih dari Mach 5 (6.000 km/jam). Tidak seperti rudal balistik yang lintasannya tetap saat diluncurkan, glider hipersonik dapat mengubah arah dengan kecepatan tinggi. Bahkan, Prancis berambisi agar glider ini dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































