Selasa, 16 April 2024

Menlu AS: Pemberontakan Wagner Tunjukkan “Keretakan” di Rusia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebutkan bahwa pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner merupakan sebuah masalah internal yang mempengaruhi kondisi konflik di Ukraina. Menurutnya, insiden tersebut juga mengungkapkan adanya “keretakan” di kepemimpinan Rusia.

Dilansir dari Reuters, Rabu (28/6), Blinken menilai pemberontakan Wagner telah melemahkan kepemimpinan Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurutnya, ketegangan internal yang memicu aksi tersebut telah meningkat selama beberapa bulan terakhir. Tentunya insiden itu mempengaruhi kemampuan militer Moskow di Ukraina.

Baca Juga: Rangkaian Rudal Rusia Hantam Restoran dan Desa di Ukraina, Empat Orang Tewas

“Kami telah melihat lebih banyak retakan muncul di Rusia. Kami memiliki segala macam pertanyaan baru yang harus dijawab Putin,” kata Blinken.

Ia menyebut, keadaan itu dapat menguntungkan posisi Ukraina yang sedang berfokus melakukan serangan balasan terhadap pasukan Rusia.

“Fokus kami tegas dan tanpa henti pada Ukraina, memastikan bahwa ia memiliki apa yang diperlukan untuk mempertahankan diri dan merebut kembali wilayah yang direbut Rusia,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Mantan Perdana Menteri Pakistan, 100 Orang Demonstran akan Disidang di Pengadilan Militer

Sementara, Senator AS Ben Cardin mengatakan gejolak di Rusia tidak mempengaruhi komitmen Washington untuk terus membantu Ukraina meluncurkan serangan balasan yang telah lama dipersiapkan terhadap Rusia.

“Ini adalah waktu kritis bagi Ukraina. Serangan balasan ini akan menentukan di mana kita akan berada dalam satu atau dua tahun ke depan,” kata Cardin. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER