Prajurit TNI Tebar Ilmu Bagi Anak-anak di Kongo

Jakarta, IDM – Para personel Kompi A Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO yang dipimpin oleh Serka Bayu Budiyono menebar ilmu secara sukarela di sebuah sekolah di Desa Bundibakende, Republik Demokratik Kongo.
Bekerja sama dengan Pasukan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) dan pasukan MONUSCO lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pendidikan dan meningkatkan kesadaran pentingnya belajar pada generasi muda di pedalaman Afrika.
Baca Juga: Trump Tegaskan Gencatan Senjata Gaza tak akan Gagal Meski Ketegangan Meningkat
Penuh semangat dan antusias, anak-anak belajar pelajaran umum seperti membaca dan menulis. Para personel juga berinteraksi dengan guru kelas, salah satunya Bagayao Etienne guna memantau situasi keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.

Bagayao menyampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI karena telah mendukung pendidikan serta pengamanan di wilayah sekolah yang berlokasi tidak jauh dari Temporary Operation Base (TOB) Tchabi.
Baca Juga: Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Ini yang Ditunggu Indonesia
"Ini merupakan upaya dari wujud nyata kehadiran dan kepedulian prajurit MONUSCO di daerah misi. Selain memberikan rasa aman, juga mendukung kegiatan belajar dan mengajar di daerah misi agar berjalan dengan aman dan kondusif. Diharapkan anak-anak di pedalaman Afrika memiliki akses pendidikan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia," tulis PMPP TNI melalui keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (30/10). (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































