PM Netanyahu Tuntut Kendali atas Koridor Philadelphia, Perbatasan Gaza-Mesir

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuntut agar Israel memiliki kendali penuh atas wilayah perbatasan Gaza dengan Mesir, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphia.
"Gaza harus didemiliterisasi, dan ini hanya dapat terjadi jika Koridor Philadelphia tetap berada di bawah kendali yang kuat," kata Netanyahu melansir Al Jazeera, Kamis (5/9).
Baca Juga: Rusia Peringati AS Tak Anggap Enteng Batas ‘Garis Merah’
Menurutnya, Israel harus mengendalikan koridor itu untuk mencegah penyelundupan senjata ke Gaza. Namun, kata Netanyahu, Israel akan mempertimbangkan untuk menarik diri jika diberikan rencana alternatif dalam mengawasi daerah strategis tersebut.
"Bawakan saya siapa pun yang benar-benar dapat menunjukkan kepada kita… bahwa mereka benar-benar dapat mencegah terulangnya penyelundupan. Saya tidak melihat hal itu terjadi sekarang," katanya.
Baca Juga: Korut Kembali Luncurkan Balon Pembawa Sampah ke Korsel
Sementara, Hamas menyerukan tekanan pada Netanyahu agar tetap berpegang pada proposal gencatan senjata sebelumnya. Hamas menilai pemimpin Israel itu menggunakan dalih Koridor Philadelphia untuk menggagalkan kesepakatan.
“Keputusan Netanyahu untuk tidak menarik diri dari poros Salah al-Din (Koridor Philadelphia) bertujuan untuk menggagalkan tercapainya kesepakatan,” kata Hamas. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































