Pertama Sejak 2019, Xi Jinping ke Korut Temui Kim Jong Un

Jakarta, IDM – Presiden Cina Xi Jinping melakukan kunjungan langka ke Korea Utara (Korut). Lawatan bersejarah untuk menemui pemimpin tertinggi Kim Jong Un ini menjadi momen pertama kalinya Xi kembali menginjakkan kaki di Pyongyang sejak 2019 lalu.
Melansir AFP, Selasa (9/6), diplomasi tatap muka kedua pimpinan negara komunis ini memang sempat mandek lama. Penyebab utamanya karena Korut memilih menutup total wilayah perbatasan mereka (lockdown) saat dihantam pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Temui Presiden Myanmar, Menlu Sugiono Bawa Pesan Damai dari Prabowo
Kini, Beijing dan Pyongyang sepakat mencairkan kembali hubungan bilateral mereka. Berdasarkan laporan kantor berita Cina, Xinhua, Xi menyatakan kesiapan penuh negaranya untuk membawa kemitraan dengan Korut melesat ke level tertinggi yang baru.
"Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, persahabatan tradisional antara Cina dan DPRK (Korea Utara) tidak akan pernah berubah," tegas Xi saat menggelar pembicaraan bilateral di Pyongyang.
Demi memperkuat aliansi tersebut, Xi mendesak kedua belah pihak mengintensifkan komunikasi di sejumlah sektor strategis. Ia meminta adanya peningkatan pertukaran yang masif, mulai dari lini diplomasi, penegakan hukum, hingga kerja sama militer.
Media resmi Cina melaporkan, kedatangan Xi bersama sang istri, Peng Liyuan, langsung disambut mewah oleh Kim Jong Un di bandara. Pemerintah Korut bahkan menggelar upacara karpet merah yang meriah, lengkap dengan dentuman salut militer serta barisan massa yang bersorak riuh.
Baca Juga: Pasukan Perdamaian TNI di Kongo Ubah Lahan Kosong jadi Sumber Pangan
Suasana kota Pyongyang juga bersolek menyambut kehadiran pemimpin Negeri Tirai Bambu tersebut. Bendera nasional Korut dan Cina tampak terpasang berdampingan di sepanjang jalan protokol ibu kota.
Mengutip laporan AFP, Cina merupakan mitra dagang paling utama sekaligus sumber sokongan diplomatik dan ekonomi terbesar bagi Korut selama berdekade-dekade. Kehadiran Xi Jinping di Pyongyang kali ini sekaligus menegaskan kembali posisi Cina sebagai pelindung utama Korut di tengah jepitan sanksi internasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































