INTERNASIONAL

Pertama Kali, Myanmar-Rusia Gelar Latma Maritim

Latma Marinir
Upacara pembukaan latihan MARUMEX 2023. (Foto: Dok. Gnlm)

Jakarta, IDM - Myanmar menggelar latihan angkatan laut untuk pertama kalinya dengan Rusia di Laut Andaman. Hal ini menunjukkan hubungan keduanya terjalin lebih erat, sejak pihak junta mengambil alih pemerintahan Myanmar.

Latihan gabungan bertajuk 'Myanmar-Russia Maritime Security Exercise (MARUMEX)' itu akan digelar hingga 9 November, yang melibatkan pesawat dan kapal angkatan laut kedua negara.

Baca Juga: Rusia Klaim Berhasil Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua dari Kapal Selam Nuklir

"Latihan Myanmar-Russia Maritime Security Exercise (MARUMEX) terdiri dari operasi pencegahan ancaman di udara, permukaan air dan bawah air serta langkah-langkah keamanan maritim dengan partisipasi pesawat dan kapal angkatan laut dari kedua belah pihak," kata Angkatan Laut melansir Moi.gov.mm, laman resmi Pemerintahan Myanmar, Rabu (8/11).

Latihan ini akan digelar di Laut Andaman, sekitar 157 kilometer sebelah barat Myeik di ujung selatan Myanmar. Rusia mengerahkan Armada Pasifik yang terdiri dari kapal perang Admiral Tributs dan Admiral Panteleyev untuk ambil bagian dalam latihan gabungan tersebut.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Perdamaian di Kawasan, Jepang dan Filipina Jajaki Pakta Pertahanan

Sebelumnya, pemimpin kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing telah bertemu dengan Panglima Angkatan Laut Rusia Laksamana Nikolai Yevmenov untuk memperkuat kerja sama pertahanan kedua pihak.

Sejak kudeta pada dua tahun lalu, Myanmar memasok persenjataan dari Rusia. Menurut laporan Tom Andrews, penyelidik PBB mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), nilai senjata dan peralatan militer yang masuk dari Rusia mencapai $406 juta. Min Aung Hlaing pun telah melakukan beberapa kunjungan ke Rusia sejak kudeta dan bertemu Presiden Vladimir Putin. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.