Senin, 27 Mei 2024

Jaga Stabilitas Perdamaian di Kawasan, Jepang dan Filipina Jajaki Pakta Pertahanan

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Jepang dan Filipina sepakat untuk memulai perundingan mengenai pakta pertahanan untuk memperkuat aliansi mereka dalam menghadapi postur kekuatan Cina yang meningkat di kawasan khususnya Laut Cina Selatan.

“Kami menyampaikan keprihatinan yang serius mengenai situasi di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan dan bahwa upaya untuk secara sepihak mengubah status quo dengan kekerasan tidak dapat diterima,” kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida usai bertemu Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. melansir AP, Rabu (8/11).

Baca Juga: Bantah Temui Jalan Buntu, Zelensky: Ukraina Butuh Lebih Banyak Sistem Pertahanan Udara

Dua minggu lalu, kapal Cina dan Filipina saling bersitegang di dekat Second Thomas Shoal, wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan. Pemerintah Jepang segera menyatakan dukungannya kepada Filipina dengan mengumumkan bahwa pihaknya akan memberikan radar untuk mengawasi daerah pesisir dan kapal patroli tambahan.

“Kapal patroli tambahan Jepang, peralatan pertahanan dan radar akan disediakan untuk memperkuat kemampuan penegakan hukum Filipina di laut,” kata Kishida.

Baca Juga: Rusia Klaim Berhasil Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua dari Kapal Selam Nuklir

Jepang telah memasok selusin kapal patroli dalam beberapa tahun terakhir ke Filipina, yang saat ini digunakan mempertahankan kepentingan teritorialnya di Laut Cina Selatan. Jepang pun telah lama berselisih wilayah dengan Cina mengenai pulau-pulau di Laut Cina Timur.

Lebih lanjut, pakta pertahanan itu akan memungkinkan penempatan pasukan Jepang dan Filipina satu sama lain dalam berbagai operasi keamanan. Jika ‘The Reciprocal Access Agreement’ terealisasi, maka perjanjian itu akan menjadi langkah paling signifikan dalam aliansi Jepang dan Filipina selama beberapa dekade terakhir. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER