Intel Kodim 0321 Ringkus Pengguna Narkoba dan Pemilik Senpi Rakitan

Jakarta, IDM – Kerap meresahkan masyarakat, unit Intel Kodim 0321/Rohil berhasil mengamankan dua orang pengguna narkotika jenis sabu-sabu dan juga mengamankan dua unit senjata api (senpi) rakitan.
Dandim 0321 Rohil Letkol Kav Nugraha Yudha Prawiranegara dalam keterangannya, Senin (29/4) mengatakan bahwa pengungkapan ini berdasarkan laporan dari masyarakat.
Baca Juga: Yonif 433 Kostrad Pulangkan 350 Warga Sigi Kembali ke Rumah dari Kejaran OPM
"Pengungkapan tersebut bermula saat unit Intel Kodim 0321/Rohil mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah di Jalan Lintas Mahato KM Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan sering dijadikan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika dan juga diduga sedang merakit sepucuk senjata api jenis pistol," kata Dandim.
Baca Juga: Dua Kapal Perang Koarmada I Latihan Manuver Taktis di Perairan Riau
Dua pengguna Narkotika yang dimankan tersebut yakni, SS (32) yang merupakan warga Jalan Lintas Mahato KM 0 Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan (pemilik senjata api rakitan) dan SPY (44) warga Jalan Lintas Mahato KM 2 Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































