Perkuat Sisi Timur NATO, Jerman Kerahkan Pesawat Tempur ke Polandia

Jakarta, IDM – Jerman mengerahkan pesawat tempur ke Polandia untuk memperkuat pertahanan udara NATO di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia.
Baca Juga: Bertemu Prabowo dan Sjafrie, Komandan Koopsus AS Bahas Upaya Mempererat Kerja Sama Pertahanan
Melansir dari AA, Selasa (5/8), Jerman mengerahkan lima pesawat tempur Eurofighter Typhoon Jerman, yang akan beroperasi dari Pangkalan Udara Minsk Mazowiecki di timur Warsawa dan membantu pasukan Polandia dalam operasi pengawasan wilayah udara.
"Pengerahan ini menunjukkan solidaritas aliansi NATO dan memberikan pencegahan yang kredibel sekaligus melindungi wilayah udara bersama kita," ujar seorang juru bicara Angkatan Udara Jerman.
Baca Juga: Terus Bertambah, Korban Tewas Warga Palestina Tembus 60.000 Jiwa
Lebih lanjut, dikatakan bahwa terdapat hampir 150 personel militer Jerman yang bertugas di Pangkalan Udara Minsk Mazowiecki. Operasi ini dijadwalkan untuk berlangsung selama satu bulan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































