Perkuat Hubungan Pertahanan, Pejabat Rusia akan Kunjungi Mali

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan melakukan kunjungan selama dua hari ke Mali dalam waktu dekat. Lawatan ini lakukan sebagai cerminan dari kesepakatan bersama untuk memperkuat hubungan pertahanan dan keamanan.
Dilansir dari Reuters, Senin (6/2), Lavrov akan melawat untuk pertama kalinya ke Mali, sebuah negara di Afrika Barat pada minggu ini. Ketika operasi militer Rusia di Ukraina hampir memasuki satu tahun, Lavrov berusaha untuk memperluas jangkauan dan pengaruhnya di Benua tersebut.
"Kunjungan tingkat tinggi ini sejalan dengan pilihan politik pemerintah untuk memperluas dan mendiversifikasi kemitraan strategis. Ini menunjukkan keinginan tegas kepala negara Mali dan Rusia untuk memberikan dorongan baru bagi hubungan persahabatan dan kerja sama bilateral di bidang-bidang prioritas, khususnya pertahanan dan keamanan,” ujar Kementrian Luar Negeri Mali.
Baca: AS Tembak Jatuh Balon Pengintai Cina
Lavrov semakin sering melakukan kunjungan luar negeri dan saat ini sedang berada di Bagdad untuk membicarakan peningkatan kerja sama bilateral. Hubungan Rusia dengan Mali pun mulai meningkat sejak Presiden Vladimir Putin berkomitmen untuk membantu menghadapi serangan militan yang terkait dengan Al-Qaeda pada tahun lalu. Bantuan yang diberikan berupa bahan bakar, pupuk, dan makanan senilai sekitar $100 juta. Selain itu, Rusia juga melatih pasukan Mali menggunakan persenjataan militer yang dibeli darinya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































