Pererat Hubungan Bilateral, Kapal Angkatan Laut Vietnam Bersandar di Rusia

Jakarta, IDM – Vietnam mengirimkan kapal Angkatan Laut ke pelabuhan Vladivostok, Rusia dalam rangka mempererat hubungan bilateral khususnya militer, di tengah ketegangan keamanan sejak perang dengan Ukraina.
Dilansir dari TASS, Jumat (26/7), fregat Hung Dao itu berlabuh di Vladivostok sejak Rabu, dan akan bersandar hingga 31 Juli mendatang. Namun, tidak dijelaskan kegiatan apa yang akan dilakukan oleh para angkatan laut kedua negara.
Baca Juga: Serpihan Drone Rusia ditemukan di Rumania
"Fregat Tran Hung Dao dari Angkatan Laut Republik Sosialis Vietnam telah melakukan kunjungan bisnis di Vladivostok. Setelah kapal ditambatkan di antara kapal-kapal tempur Rusia di pangkalan utama Armada Pasifik, sebuah upacara diadakan di pantai," kata Kementrian Pertahanan (Kemhan Rusia).
Kedatangan tersebut dilakukan usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Vietnam pada bulan lalu. Dalam kesempatan itu, Putin menyampaikan terima kasih dan memuji posisi Vietnam yang 'seimbang' ketika menyikapi konflik Ukraina-Rusia.
Baca Juga: Turki Klaim Telah ‘Netralisir’ 94 Teroris Kurdi
Angkatan Laut Vietnam dan Rusia telah bekerja sama selama puluhan tahun. Vietnam pun menerapkan kebijakan luar negeri yang netral dalam hubungannya dengan negara-negara besar di dunia, termasuk tidak mengecam 'operasi khusus' Rusia yang telah berlangsung sejak Februari 2022. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































