INTERNASIONAL

Perang AS-Iran akan Berakhir Ditentukan Faktor ini

Bendera AS dan Iran
Bendera AS dan Iran. (Foto: Dok. Iran Press)

Jakarta, IDM – Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran nampak mengalami kebuntuan karena mereka bersikukuh dengan tuntutan masing-masing khususnya yang berkaitan dengan Selat Hormuz. Menurut analis politik yang berbasis di Teheran, Hossein Royvaran, akhir kebuntuan ini bergantung pada pihak mana yang memiliki 'daya tahan paling kuat'.

"Saat ini, Amerika sedang menderita: akibat harga bahan bakar, inflasi, dan meningkatnya biaya hidup di dalam negeri. Ada ketidakpuasan mendalam di Amerika terkait perang ini dan dampaknya bagi masyarakat di sana," kata Royvaran melansir Al Jazeera, Selasa (11/8).

Baca Juga: PBB Siap Bantu Kolombia Pascagempa Magnitudo 7,4

"Hal serupa terjadi di Iran, meskipun di Iran terdapat pembenaran yang dapat diterima oleh masyarakat: bahwa perang ini dipaksakan terhadap Iran dan Iran tidak memiliki pilihan selain mempertahankan diri," sambungnya.

Menurutnya, Iran mampu bertahan lebih lama. Ia menambahkan bahwa perang itu akan membuat Partai Republik AS kalah dalam pemilihan umum, kecuali jika Presiden Donald Trump menemukan solusinya.

Baca Juga: PBB Kecam Serangan Israel yang Terus Berlanjut

Royvaran mengungkapkan, laporan soal kelangkaan barang di Iran tidak sesuai dengan perkiraan AS. "Pelabuhan-pelabuhan Iran di Laut Kaspia sangat aktif dalam memenuhi kebutuhan domestik negara tersebut. Tidak ada kelangkaan komoditas apa pun di pasar Iran," katanya.

Ia menyatakan bahwa negara sebesar Iran, dengan perbatasan darat sepanjang 7.000 km dan garis pantai sepanjang 3.000 km, tidak mungkin diblokade.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.