Pemerintahan Trump Susun Rencana Perdamaian Ukraina yang Baru

Jakarta, IDM – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah bekerja sama dengan Rusia dalam menyusun rancangan rencana baru untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Melansir dari Axios, Rabu (19/11), otoritas AS dan Russia menyatakan bahwa rencana itu memuat 28 poin, yang terinspirasi dari gencatan senjata di Gaza. Rencana menuju perdamaian di Gaza yang berisi 20 poin itu baru-baru ini didukung oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Baca Juga: Kampanye Kesehatan, Satgas Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO Gelar Pemeriksaan Gratis
Berdasarkan otoritas yang mengetahui hal itu, rencana damai Rusia-Ukraina disusun berdasarkan empat prinsip yakni perdamaian di Ukraina, jaminan keamanan, keamanan Eropa yang lebih luas, serta masa depan hubungan AS dengan Kyiv dan Moskow.
Namun, belum diketahui bagaimana rencana Pemerintahan Donald Trump menangani akar masalah, termasuk kendali atas wilayah di Ukraina timur.
Baca Juga: Jadi Sekutu Utama AS, Saudi Tandatangani Perjanjian Pertahanan Strategis
Seorang pejabat AS juga menyatakan bahwa utusan Trump, Steve Witkoff, memimpin upaya tersebut dan telah melakukan diskusi ekstensif dengan utusan Rusia, Kirill Dmitriev. Mereka disebut telah melakukan pertemuan secara tertutup di Miami pada akhir Oktober lalu. AS juga telah mulai memberi pengarahan kepada mitra-mitra Eropa tentang proposal tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































