INTERNASIONAL

Pemerintah Indonesia Soroti Pentingnya Hormati Kedaulatan Negara, Kecam Intervensi Israel di Suriah

Situasi keamanan di Sweida.
Situasi keamanan di Sweida, Suriah, yang menelan banyak korban sipil. (Foto: Dok. unrwa.org)

Jakarta, IDM – Pemerintah Indonesia menyoroti pentingnya menghormati kedaulatan suatu negara dan secara tegas mengutuk langkah militer Israel yang dianggap melanggar wilayah Suriah.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan prihatin atas memburuknya situasi keamanan di Sweida, Suriah, yang menelan banyak korban sipil.

Pernyataan tersebut merupakan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung solusi damai atas konflik, serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Baca Juga: Cina dianggap Sebagai Ancaman di LCS: Survei

“Indonesia prihatin atas memburuknya situasi di Sweida, Suriah, yang telah menimbulkan banyak korban sipil,” bunyi pernyataan Kemlu dikutip dari akun X @MoFA Indonesia, Kamis (17/7).

Indonesia mengecam intervensi militer Israel yang tidak menghormati kedaulatan Suriah.

Kemenlu RI mendorong seluruh pihak agar mengedepankan penyelesaian damai melalui jalur diplomasi.

Konflik di Sweida yang melibatkan pemerintah baru Suriah dan kelompok minoritas Druze, telah memicu kekhawatiran komunitas internasional.

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Bakti TNI KONGA XXIII-S untuk Masyarakat Lokal

Lebih jauh, Indonesia mendesak kedua pihak untuk melakukan gencatan senjata permanen antara Pemerintah Suriah dan Kelompok Druze, dan terus mendukung upaya yang dilakukan pemerintah Suriah dalam menciptakan perdamaian di seluruh wilayah Suriah.

Kemenlu RI juga menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses perdamaian menjadi penting, untuk menjamin stabilitas jangka panjang dan menjaga integritas wilayah tersebut.

Indonesia menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog damai dan inklusif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Suriah, dengan tetap menjunjung tinggi persatuan nasional serta keutuhan wilayah Suriah. (ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.