PBB Serukan Perdamaian di Tahun 2023

Jakarta, IDM - Kilas balik peristiwa sepanjang tahun 2022, Sekjen PBB Antonio Guterres merenungkan kembali berbagai kesulitan yang pernah terjadi. Ia mengatakan bahwa jutaan orang di seluruh penjuru dunia berusaha untuk pulih dari bencana dan tragedi. Oleh karena itu, ia mengimbau semua negara untuk bersama-sama berupaya agar tahun 2023 menjadi tahun di mana perdamaian dipulihkan untuk semua orang.
“Dari Ukraina, Afghanistan hingga Kongo dan sekitarnya, orang-orang meninggalkan reruntuhan rumah dan kehidupan mereka untuk mencari sesuatu yang lebih baik. Seratus juta orang mengungsi di seluruh dunia melarikan diri dari perang, kebakaran hutan, kekeringan, kemiskinan, dan kelaparan. Tahun ini, kita membutuhkan lebih banyak perdamaian, lebih dari sebelumnya,” ujar Guterres dilansir un.org.
Selain menyelesaikan konflik, ia juga berpesan untuk membentuk perdamaian dari mulai skala kecil seperti di tempat tinggal dan lingkungan sosial. Menurutnya, perdamaian dibangun dari keluarga yang saling merangkul dan melindungi.
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk menyerukan keprihatinan yang sama. Ia berharap di tahun ini agar orang-orang menjalani hidup dengan kebaikan, empati dan persatuan.
Baca: Menilik 10 Poin Perdamaian Ukraina yang ditolak Rusia
“Inilah saatnya untuk merenungkan cerita yang ingin kita tulis untuk masa depan. Harapan saya untuk tahun depan adalah kita menjalani hidup kita, secara individu dan kolektif, dengan kebaikan, empati, dan persatuan. Dalam bagaimana kita berhubungan satu sama lain seperti di rumah, lingkungan, sekolah, tempat kerja maupun daring,” ujar Turk dilansir ohcr.org. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































