PBB: Jumlah Korban Gaza Capai 798 di Sekitar Distribusi Bantuan Gaza

Jakarta, IDM – Kantor HAM PBB mencatat ada 798 kematian di Gaza dalam enam minggu terakhir di sekitar titik distribusi bantuan yang dijalankan sebuah organisasi Amerika Serikat (AS) yang didukung Israel sejak mulai beroperasi pada akhir Mei lalu.
"(Dari 27 Mei) hingga 7 Juli, kami telah mencatat 798 pembunuhan, termasuk 615 di sekitar lokasi Yayasan Kemanusiaan Gaza, dan 183 kemungkinan di jalur konvoi bantuan," ujar juru bicara kantor hak asasi manusia PBB (OHCHR) Ravina Shamdasani dalam jumpa pers di Jenewa, dilansir dari Reuters, Sabtu (12/7).
Baca Juga: Lafi TNI Sudah Produksi 88 Obat untuk Kemandirian Farmasi Nasional
Ravina menerangkan militer Israel telah menembaki dan menembakkan artileri ke warga Palestina yang mencoba mengakses lokasi distribusi bantuan milik Gaza Humanitarian Foundation (GHF).
Namun, pihak GHF membantah telah terjadi insiden mematikan di lokasi-lokasi bantuannya.
"Faktanya, serangan paling mematikan di lokasi-lokasi bantuan dikaitkan dengan konvoi PBB," ucap seorang juru bicara GHF.
"Pada akhirnya, solusinya adalah lebih banyak bantuan. Jika PBB (dan) kelompok-kelompok kemanusiaan lainnya mau bekerja sama dengan kami, kami dapat mengakhiri atau mengurangi insiden-insiden kekerasan ini secara signifikan,” terangnya.
Baca Juga: Perkuat Pertukaran Data dan Informasi, TNI AD-Lemhannas Teken Nota Kesepahaman
Militer Israel mengeklaim kepada Reuters bahwa mereka telah berupaya meminimalkan ketegangan antara warga Palestina dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan memasang pagar dan rambu-rambu serta membuka rute tambahan.
Adapun OHCHR menuturkan jumlah korban seluruhnya didasarkan pada sumber-sumber informasi dari rumah sakit di Gaza, pemakaman, keluarga, otoritas kesehatan Palestina, LSM, dan mitra di lapangan. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































