Pakistan, Arab Saudi dan Turki Teken Perjanjian Pertahanan Kolektif

Jakarta, IDM – Pakistan, Arab Saudi dan Turki menandatangani perjanjian pertahanan kolektif di Mekkah, Arab Saudi pada Jumat (7/8), untuk mempererat ketiga kekuatan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas keamanan dan stabilitas kawasan.
Baca Juga: Serangan Houthi Lukai 11 Warga Sipil di Arab Saudi
Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan menyatakan bahwa perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama ketiga negara untuk semakin memperkuat keamanan kolektif serta mendorong perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan maupun di luar kawasan, demi mewujudkan masa depan yang aman dan sejahtera.
"Perjanjian ini bertujuan untuk memperkuat daya tangkal kolektif terhadap segala bentuk agresi, dan menetapkan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Perjanjian ini juga mengatur peningkatan seluruh aspek kerja sama pertahanan di antara ketiga negara tersebut," tulis Kemlu Pakistan melalui platform X @ForeignOfficePk.
Baca Juga: Houthi Serang Markas Militer Yaman, 30 Orang Tewas
Kesepakatan itu ditandatangani saat pertemuan antara Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































