Negosiasi melalui Mediator, Iran Tinjau Proposal AS

Jakarta, IDM – Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa pihaknya tengah meninjau proposal dari Amerika Serikat (AS), yang diterima melalui Qatar dan Pakistan selaku mediator, guna mengakhiri konflik.
"Pertukaran pesan antara Iran dan AS melalui pihak penengah terus berlangsung. Kami sedang meninjau usulan negosiasi dari pihak Amerika. Prasyarat Iran harus dipenuhi dalam setiap negosiasi," ujarnya melansir Anadolu, Senin (12/10).
Baca Juga: Mahkamah Pidana Internasional Kecam Sanksi AS, Halangi Penegakkan Keadilan
Tekait Selat Hormuz, ia memandang situasi di sana merupakan akibat langsung dari serangan AS dan Israel terhadap Iran. Ia menepis anggapan bahwa tindakan Teheran bertujuan untuk menciptakan daya tawar dalam negosiasi.
"Apa yang kita saksikan di Selat Hormuz sejak 28 Februari adalah dampak langsung dari serangan AS dan rezim Israel terhadap Iran. Dengan pendekatan AS saat ini, keamanan tidak akan pulih," imbuhnya.
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur usai Korsel Uji Coba Rudal Baru
Ia pun menepis klaim AS yang menyebut Iran telah kehilangan daya tawar. Menurutnya, klaim itu tidak sesuai dengan kenyataan. Iran terus berupaya membela diri dengan tuntutan yang telah dipaparkan dalam Nota Kesepahaman yang disepakati pada Juni lalu.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































