NATO dan AS Tegaskan Dukungan Atas Ukraina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Llyod Austin bersama NATO menjanjikan untuk mengirim lebih banyak senjata, amunisi dan tank ke Ukraina. Sementara itu, Ukraina masih menginginkan bantuan jet tempur dari sekutu.
Dilansir dari Defense.gov, Rabu (15/2), AS telah menggelar pertemuan antar pejabat pertahanan NATO di Brussel, Belgia. Austin menjelaskan bahwa aliansi NATO telah bekerja sama untuk memastikan Ukraina memiliki kendaraan lapis baja, persenjataan dan alat pendukung militer lainnya yang bermanfaat untuk menghadapi invasi Rusia.
“NATO telah berkomitmen hampir 50 miliar USD untuk memberikan bantuan perang kepada Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia pada 24 Februari 2022,” ujar Austin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa AS, Jerman, Belanda telah memberikan sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina. Prancis dan Italia bekerja sama memasok sistem pertahanan udara SAMP/T. Lalu Republik Ceko dan Belanda juga bekerja sama menyediakan Tank T-72.
Baca: AS Temukan Sensor Intelijen dari Puing-Puing Balon Pengintai Cina
“Sementara konsorsium beberapa negara termasuk Jerman, Polandia, Kanada, Portugal, Spanyol, Norwegia, Denmark dan Belanda telah bekerja sama menyediakan tank-tank tempur Leopard,” jelasnya.
Sementara itu, Inggris telah memasok tank tempur Challenger dan amunisi. Inggris dan AS pun dalam beberapa kerja sama bilateral, telah melatik Angkatan bersenjata Ukraina dalam menggunakan Tank dan persenjataan yang akan digunakan di medan tempur. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































