NATO akan Tempatkan Pasukannya di Swedia

Jakarta, IDM – NATO berencana untuk menempatkan pasukan gabungannnya di Swedia dalam waktu dekat. Swedia berharap langkah itu dapat mempermudah negaranya bergabung dengan aliansi pertahanan tersebut.
Dilansir dari Reuters, Jumat (9/6), Perdana Menteri Ulf Kristersson dan Menteri Pertahanan Pal Jonson mengungkapkan pernyataan bersama terkait keterbukaan Swedia menerima pasukan NATO. Mereka menilai, keputusan itu akan menjadi awal bagi pasukan Swedia melakukan latihan gabungan dengan negara-negara anggota.
Baca Juga: Pentagon Bantah Laporan Cina Bangun Markas Pengintai di Kuba
"Pemerintah telah memutuskan bahwa Angkatan Bersenjata Swedia dapat melakukan persiapan dengan NATO dan negara-negara anggota untuk memungkinkan operasi bersama di masa depan," katanya.
Mereka menjelaskan, pangkalan militer NATO akan mulai dibentuk di suatu wilayah yang tidak disebutkan. Penempatan pasukan gabungan itu disebut akan menunjukkan postur pertahanan kuat sekutu terhadap Rusia.
"Persiapannya mungkin terdiri dari pangkalan sementara peralatan dan personel asing di wilayah Swedia. Keputusan tersebut mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia dan memperkuat pertahanan Swedia," jelasnya.
Baca Juga: Azerbaijan akan Beli Pesawat C-27J Spartan dari Italia
Swedia mengajukan diri untuk bergabung dengan NATO sejak tahun lalu, beberapa bulan setelah Rusia menginvasi Ukraina. Namun, hingga kini Swedia terhambat persetujuan dari Turki.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menolak aksesi Swedia karena gagal mengekstradisi puluhan tersangka militan Kurdi. Ia menilai bahwa Swedia justru menampung anggota kelompok militan yang dianggapnya teroris. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































