Musibah Banjir Sumatra, DPR Dorong Pembentukan Kementerian Khusus Bencana

Jakarta, IDM – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, mengusulkan adanya pembentukan kementerian khusus bencana menyusul situasi bencana banjir di Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat. Bencana alam juga turut melanda di berbagai wilayah Indonesia.
Hal itu diungkapkan Utut saat melakukan rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, Senin (8/12). Rapat dibuka oleh Utut Adianto dan diikuti oleh enam fraksi yang hadir.
Baca Juga: Tim Pengawas Intelijen DPR Gelar Rapat Tertutup, Antisipasi Insiden Agustus
Dalam rapat, Anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah itu turut melaporkan kondisi longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah.
“Ada 17 yang dinyatakan wafat dan 11 masih belum ditemukan. Kejadian ini bermula dari daerah Majenang, Cilacap,” paparnya.
Menanggapi meningkatnya frekuensi bencana, ia mengusulkan kepada pemerintah agar mempertimbangkan pembentukan Kementerian Khusus Penanganan Bencana dengan struktur lengkap, mulai dari Dirjen Longsor, Dirjen Banjir, hingga Dirjen Angin Topan.
Baca Juga: DPR RI dan Parlemen Rusia Mantapkan Kerja Sama Strategis di Bidang Pertahanan
Ia menilai struktur saat ini belum cukup memadai, sementara kemampuan APBN semakin terbatas.
“APBN jelas tidak kuat terus-menerus menanggung beban karena sifatnya belanja, bukan tabungan,” ungkapnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































