Menlu Sugiono: Indonesia Siap jadi Jembatan Korea Utara ke ASEAN

Jakarta, IDM - Indonesia menegaskan kesiapannya untuk menjadi penghubung antara Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) dengan kawasan Asia Tenggara. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, dalam pertemuan bilateral dengan Menlu RRDK, Choe Son Hui, di Pyongyang, Sabtu (11/10).
Dalam dialog tersebut, Menlu Sugiono menyoroti pentingnya keterlibatan yang lebih konstruktif antara RRDK dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), termasuk melalui peningkatan partisipasi Pyongyang dalam berbagai mekanisme kerja sama kawasan.
Baca Juga: Puluhan Ribu Warga Gaza Mulai Kembali ke Rumah
"Indonesia menyatakan siap memfasilitasi keterlibatan yang lebih erat antara RRDK dan ASEAN, antara lain melalui penguatan partisipasi RRDK dalam forum-forum yang dipimpin ASEAN, seperti ASEAN Regional Forum (ARF)," ungkap Kemlu RI dalam rilis yang diterima, Jakarta, Minggu (12/10).
Sebagai langkah konkret memperkuat komunikasi dan koordinasi, kedua Menlu juga menandatangani Pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pembentukan Konsultasi Bilateral. Dokumen tersebut menjadi wadah baru untuk menjajaki potensi kerja sama di berbagai bidang, termasuk politik, sosial-budaya, teknis, dan olahraga.
Baca Juga: Setelah 12 Tahun, Indonesia Kembali Kirim Menlu ke Korea Utara
"Kedua pihak sepakat untuk menjajaki bidang-bidang kerja sama baru yang saling menguntungkan," kata Kemlu RI.
Adapun kunjungan Menlu Sugiono ke Pyongyang ini sekaligus menjadi kunjungan pertama Menlu Indonesia ke Korea Utara setelah 12 tahun. Terakhir kali, Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa melakukan kunjungan serupa pada 2013 di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam rangkaian diplomasi untuk menjaga komunikasi dan stabilitas kawasan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































