Lima Negara Eropa Dorong Dukungan terhadap Ukraina Jelang KTT NATO

Jakarta, IDM – Para pemimpin negara Eropa kembali menegaskan dukungan yang kuat untuk Ukraina jelang KTT NATO di Ankara pada Juli mendatang.
Hal itu diungkapkan Kanselir Jerman Friedrich Merz usai menjadi tuan rumah bagi KTT Kelompok Lima Eropa (E5) yang terdiri dari Inggris, Prancis, Italia, dan Polandia. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte turut mengikuti pertemuan itu secara daring.
Baca Juga: Trump Peringatkan Iran Soal Tarif Selat Hormuz
"Pesan kami kepada Rusia jelas: Ukraina tetap kuat. Kami tidak akan goyah dalam dukungan kami. Dan kami juga berdiri teguh bersama secara transatlantik," tulis Merz melalui platform X, Kamis (25/6).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa mereka bersama-sama memikul tanggung jawab atas keamanan benua Eropa. Sebab, keamanan hanya dapat dipertahankan dengan komitmen yang sama.
Usai pertemuan tersebut, kelima negara mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan komitmen “untuk lebih lanjut memberikan dukungan substansial kepada Ukraina dalam pertahanannya terhadap agresi Rusia, termasuk melalui sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Rusia serta dukungan untuk ketahanan sektor energi Ukraina”.
Mereka juga akan menyerukan dukungan militer saat KTT NATO sekaligus mendorong peningkatan kerja sama dengan Ukraina melalui inisiatif NATO, termasuk JATEC dan NSATU.
Baca Juga: Indonesia Dorong Refleksi Kritis Dewan HAM PBB
JATEC (Joint Analysis, Training, and Education Centre) merupakan organisasi sipil-militer gabungan yang menjadi pusat kolaborasi dan pelatihan pertama yang dibentuk NATO dan Ukraina. Sementara NSATU (NATO Security Assistance and Training for Ukraine) adalah misi komando khusus dari NATO yang dibentuk untuk merencanakan, mengoordinasikan, dan mengatur bantuan keamanan serta pelatihan untuk Ukraina.
Adapun, KTT NATO ke-76 akan digelar di Ibu Kota Ankara, Turki pada pada 7-8 Juli mendatang. Para petinggi anggota aliansi yang terdiri dari 32 negara itu akan hadir, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































