Kremlin Tolak Tuduhan Pembunuhan Pemimpin Wagner: Kebohongan Mutlak

Jakarta, IDM - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak tuduhan Barat tentang skenario kecelakaan pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin yang disengaja. Menurutnya, dugaan bahwa Prigozhin terbunuh atas perintah merupakan sebuah "kebohongan mutlak".
Dilansir dari Telegraph, Sabtu (26/8), Peskov menyebut tuduhan terhadap Kremlin itu sangatlah tidak benar karena faktanya kini penyebab kematian Prigozhin masih dalam penyelidikan. Ia pun menegaskan pihaknya sedang menunggu hasil tes dan investigasi yang diperkirakan belum akan selesai dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mulai Oktober, AS Akan Latih Pilot Ukraina Terbangkan Pesawat Tempur F-16
“Ada banyak spekulasi seputar kecelakaan pesawat ini dan kematian tragis para penumpangnya, termasuk Yevgeny Prigozhin. Tentu saja, di Barat, semua spekulasi ini disajikan dari sudut pandang yang sudah diketahui,” kata Peskov.
“Semua ini adalah kebohongan mutlak, dan ketika meliput masalah ini, kita perlu mendasarkan diri pada fakta. Fakta yang ada belum banyak. Mereka perlu ditetapkan dalam tindakan investigasi," tambahnya.
Sebelumnya, otoritas penerbangan Rusia mengatakan Prigozhin berada di dalam pesawat jet pribadi bersama sembilan orang lainnya yang jatuh pada beberapa waktu lalu. Usai kematiannya di konfirmasi, Presiden Vladimir Putin pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Prigozhin.
Baca Juga: Kosong Kepemimpinan, Bagaimana Nasib Wagner ke Depan?
Sementara, terdapat beberapa otoritas Barat yang menuduh Putin memerintahkan pembunuhan Prigozhin sebagai hukuman atas pemberontakan pada tanggal 23-34 Juni terhadap petinggi militer yang juga merupakan tantangan terbesar bagi pemerintahan Putin sejak ia berkuasa pada tahun 1999.
Kendati demikian, Rusia disebut telah membuka penyelidikan atas apa yang terjadi. Namun, tidak memberikan informasi terbuka pada publik terkait progres penyelidikan atau hipotesis awal penyebab pesawat Embraer-135 (EBM-135BJ) tiba-tiba jatuh di wilayah Tver. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































