INTERNASIONAL

Korut Uji Coba Rudal Berhulu Ledak Bom Tandan

Presiden Korut Kim Jong Un
Presiden Korut Kim Jong Un bersama putrinya dan beberapa petinggi militer menyaksikan uji coba rudal berhulu ledak bom tandan (Foto: Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) menguji coba rudal balistik dengan hulu ledak bom tandan atau cluster. Uji coba ini merupakan yang kedua dilakukan dalam satu bulan terakhir.

Melansir KCNA, laman media Korut, Senin (20/4), Kim bersama putrinya menyaksikan peluncuran lima rudal balistik taktis Hwasong-11 yang ditingkatkan dengan hulu ledak bom tandan ke arah sebuah pulau sejauh 136 km. Bom tandan itu menghantam area seluas 30-32 hektar.

Baca Juga: Satu Prajurit UNIFIL dari Prancis Gugur di Lebanon, Macron Tuding Hizbullah

Kim disebut "menyatakan kepuasan yang besar atas hasil uji coba" dan menekankan perlunya mengembangkan hulu ledak bom tandan. Tujuannya untuk "meningkatkan kemampuan serangan kepadatan tinggi terhadap area target tertentu serta kemampuan serangan presisi tinggi."

Bom kluster
Bom kluster Korut menghantam area target seluas 30-32 hektar (Foto: Dok. Kcna.kp)

Korut pernah menguji hulu ledak bom tandan sebelumnya. Namun, Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan (Korsel) Yoon Min-ho, menilai bahwa uji coba ini nampak bagian dari upaya meningkatkan kemampuan militer sejalan dengan misi kongres yang baru-baru ini digelar.

Baca Juga: Kemlu RI Peringatkan Penargetan UNIFIL sebagai Kejahatan Perang

Konflik Iran juga mungkin telah mendorong Korut untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki bom tandam. Israel menyebut Iran telah meluncurkan tandan yang terpecah menjadi beberapa bom kecil itu ke berbagai wilayahnya.

Bom tandan ini sangat berbahaya bagi sipil karena tidak semua bom kecil yang terpecah akan langsung meledak saat terjadi benturan. Lebih dari 120 negara telah menandatangani konvensi yang melarang penggunaannya pada 2008. Tetapi, Iran, Amerika Serikat dan Israel bukan pihak yang ikut meratifikasi perjanjian tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.