Korut Uji Coba Perdana Sistem Senjata Kapal Choe Hyon

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengawasi langsung uji coba kemampuan tembak sistem persenjataan kapal perusak yang baru diluncurkan pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari KCNA, laman pemerintah Korut, Rabu (30/4), Korut disebut menguji coba "aplikasi tempur" sistem persenjataan kapal perusak baru seberat 5.000 ton kelas Choe Hyon selama dua hari kemarin.
Baca Juga: Jepang dan Filipina Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan
"Uji coba rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, rudal antipesawat, dan senjata otomatis berbasis kapal kaliber 127 mm dilakukan pada 28 April. (Keesokan Harinya) dilakukan uji tembak senjata taktis berpemandu, berbagai jenis senjata otomatis serta senjata jamming elektronik," tulis KCNA.
Dalam kesempatan itu, Kim menekankan perlunya menyempurnakan sistem persenjataan kapal perang untuk operasi secepat mungkin. Menurutnya, sistem persenjataan kapal yang proaktif dan ofensif krusial untuk mempertahankan kedaulatan maritim.
Baca Juga: AS Desak Korut Berhenti Kirim Pasukan untuk Bantu Rusia Melawan Ukraina
"Sudah waktunya untuk membuat pilihan yang bertanggung jawab untuk mempercepat persenjataan nuklir angkatan laut guna mempertahankan negara dan kedaulatan maritim dari ancaman yang ada dan yang akan datang," kata Kim.
Korut nampak berupaya memperkuat kemampuan angkatan laut dengan terus membangun armada. Selain kapal perusak Choe Hyon, Korut juga memamerkan kapal selam bertenaga nuklir yang tengah dibangun pada Maret lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































