INTERNASIONAL

Korut Luncurkan Rudal dan Pesawat Tempur Dekat Perbatasan Korsel

Korut Luncurkan Rudal dan Pesawat Tempur Dekat Perbatasan Korsel
Ilustrasi Korut Meluncurkan Rudal Balistik (Dok. KCNA)

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke arah timur perairannya dan menerbangkan pesawat tempur di dekat perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) yang semakin meningkatkan ketegangan di willayah Semenanjung Korea, Jumat (14/10).

Dilansir dari Reuters, Jumat (14/10), Kepala Staf Gabungan Korsel mengatakan bahwa rudal itu lepas landas dari wilayah ibu kota Korut pada pukul 01:49 waktu setempat. Rudal tersebut menempuh perjalanan sekitar 650 kilometer pada ketinggian maksimum 50 kilometer sebelum mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Berdasarkan laporan dari Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada, rudal itu terbang pada lintasan yang tidak teratur. “Serangkaian tindakan Korea Utara menimbulkan ancaman bagi Jepang, serta kawasan dan komunitas internasional yang benar-benar tidak dapat ditoleransi. Apa pun tujuannya, peluncuran rudal balistik Korea Utara yang berulang benar-benar tidak diizinkan dan kami tidak dapat mengabaikan kemajuan substansial teknologi rudalnya,” ujar Hamada, dilansir dari Kyodo, Jumat (14/10).

Kepala Staf Gabungan Korsel juga mengatakan bahwa Korut telah menerbangkan pesawat tempur, sekitar 10 pesawat di dekat perbatasan yang mendorong Korsel untuk mengerahkan jet tempur. Pesawat Korut terbang sedekat 12 kilometer di utara perbatasan antar Korea. Tidak dilaporkan adanya bentrokan atas kejadian tersebut, tetapi hal ini tentunya semakin meningkatkan konflik di kawasan Semenanjung Korea.

Menurut Korut, peluncuran rudal dan pesawat tersebut merupakan tindakan balasan militer yang kuat sebagai tanggapan atas Korsel yang telah melakukan tembakan artileri selama sekitar 10 jam di dekat perbatasan.

Dilansir dari KCNA, sebuah laman resmi media Korut, Jumat (14/10), militer Korut mengatakan bahwa “Terdapat laporan tentang pergerakan musuh di garis depan, tentara Korsel melakukan tembakan artileri selama sekitar 10 jam di dekat area pertahanan depan Korps Tentara Korut. Mencermati secara serius aksi provokatif militer Korsel di area garis depan ini, kami mengambil tindakan militer yang tegas. Tentara Korut mengirimkan peringatan keras kepada Korsel yang menghasut ketegangan militer di wilayah garis depan dengan tindakan nekat.” (BP)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.