Korut Kembali Uji Coba Senjata Taktis Baru Untuk Tingkatkan Militernya

Jakarta, IDM – Kantor berita pusat Korea Utara (KCNA) mengatakan pada, Minggu (17/4/22) bahwa Korea Utara (Korut) telah melakukan uji coba senjata taktis jenis baru yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan tempur nuklirnya.
Dilansir dari AP News, Senin (18/4/22) uji coba senjata ke-13 tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa Korea Utara segara melakukan provokasi yang lebih besar.
Hal tersebut termasuk uji coba nuklir dalam upaya untuk memperluas persenjataan Korea Utara serta meningkatkan ancaman pada Amerika Serikat (AS).
KCNA juga mengatakan, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan secara langsung peluncuran senjata baru. Setalah KCNA merilis foto yang menunjukan Kim terlihat tersenyum serta bertepuk tangan dengan Pasukan militernya.
Selain itu, KCNA juga menambahkan bahwa senjata tersebut yang telah diuji memiliki signifikasi yang tinggi dalam meningkatkan daya tembak unit artileri jarak jauh garis depan secara drastis serta meningkatkan efisiensi dalam pengoperasian nuklir taktis Korea Utara dan memiliki strategi misi daya tembak mereka.
Sementara itu, KCNA tidak menjelaskan secara rinci penggunaan kata-kata nuklir taktis yang menunjukkan senjata tersebut kemungkinan mampu membawa hulu ledak nuklir yang dapat mengenai sasaran strategis di Korea Selatan, termasuk perangkat peralatan militer Amerika Serikat (AS).
“Korea Utara sedang mencoba untuk menyebarkan tidak hanya rudal nuklir jarak jauh yang ditujukan ke kota-kota Amerika tetapi juga senjata nuklir taktis untuk mengancam Seoul dan pangkalan AS di Asia,” kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul.
“Tujuan Pyongyang kemungkinan melebihi pencegahan dan kelangsungan hidup rezim. Seperti Rusia yang menggunakan ketakutan akan penggunaan nuklir taktis, Korea Utara mungkin menginginkan senjata semacam itu untuk pemaksaan politik, eskalasi medan perang, dan membatasi kesediaan negara lain untuk campur tangan dalam konflik, ” tutupnya. (ADT)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































